Sebijak Institute Fakultas Kehutanan UGM bersama Forest and Society Research Group Universitas Hasanuddin, CE-HERO Universitas Mulawarman, East-West Center University of Hawai‘i, dan Cornell University, baru saja menyelesaikan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Sepatin dan Muara Pantuan, Kalimantan Timur, pada 16–21 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian panjang dari riset kolaborasi berjudul Vulnerable Deltas in Southeast Asia: Climate Change, Water Pollution, and
News
Ketua Sebijak Institute secara resmi menerima Dwi Laraswati dan Sari Rahayu
sebagai kandidat doktor di bidang kebijakan kehutanan. Keduanya telah lulus dalam
ujian komprehensif yang merupakan syarat utama untuk penetapan kandidat di
Program Doktor Fakultas Kehutanan UGM. Penerimaan kedua kandidat tersebut
ditandai dengan penyematan pin Sebijak Institute. Keduanya akan melakukan
penelitian disertasi terkait dengan peran lembaga non-pemerintah dalam proses-

Pada Jumat (02/ 08/ 2019) Ketua Sebijak Institute, Prof. Dr. Ahmad Maryudi, menyerahkan beasiswa kepada Yaasin Hendrawan Tri Hutomo untuk menempuh studi di Program Master di Fakultas Kehutanan UGM. Beasiswa ini mendapat dukungan dari Proyek Penelitian Kanoppi 2 – Objective 4 yang melibatkan peneliti dari Sebijak Institute. Penerima beasiswa nantinya akan melaksanakan riset dengan tema Equity Aspects of Community-based Ecotourism in Indonesia.

Penyerahan beasiswa ini ditandai dengan penyematan

Melalui kerjasama antara Fakultas Kehutanan, UGM, dengan KPH Yogyakarta dan CIFOR, serta didukung oleh ACIAR akan dilaksanakan Kegiatan Workshop CIFOR-KPH ”Strategi Pengelolaan KPH Menuju Kemandirian : Studi Kasus di KPH Yogyakarta”. Kegiatan studi terhadap KPH Yogyakarta ini sedang dan telah dilakukan bersama tim UGM dan KPH Yogyakarta dalam kegiatan kerjasama bersama CIFOR di bawah Kanoppi Project. Produk dari kegiatan studi ini adalah dokumentasi mengenai operasionalisasi KPH