Sebijak Institute Fakultas Kehutanan UGM bersama Forest and Society Research Group Universitas Hasanuddin, CE-HERO Universitas Mulawarman, East-West Center University of Hawai‘i, dan Cornell University, baru saja menyelesaikan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Sepatin dan Muara Pantuan, Kalimantan Timur, pada 16–21 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian panjang dari riset kolaborasi berjudul Vulnerable Deltas in Southeast Asia: Climate Change, Water Pollution, and
Arsip:
Kebijakan kehutanan
Dalam rangka memberantas pembalakan liar dan peningkatan perdagangan kayu legal, Pemerintah Indonesia telah mengembangkan skema nasional penjaminan legalitas kayu sejak 2003. Skema ini dikenal dengan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang diterima oleh Uni Eropa (UE) melalui Lisensi Forest Law Enforcement Governance and Trade (FLEGT). Rencana aksi tersebut didorong dengan Perjanjian Kemitraan Sukarela (Voluntary Partnership