Bambu merupakan salah satu hasil hutan non-kayu yang paling penting. Di banyak negara, bambu dipakai untuk berbagai peruntukan: konstruksi, bahan kerajinan dan dekorasi, alat musik, peralatan rumah tangga, dan bahkan industri makanan. Potensi ekonomi bambu cukup menjanjikan; perdagangan bambu cenderung meningkat. Bambu juga merupakan bahan ramah lingkungan.

Untuk meningkatkan kesadaran tentang potensi dan keunggulan bambu, Sebijak Institute mendukung kegiatan “Festival
Salah satu kandidat doktor dari Sebijak Institute, Dwi Laraswati (Laras), akan mengikuti program Peningkatan Kualitas Publikasi Internasional (PKPI)/Sandwich-like dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi. Program ini ditujukan bagi penerima beasiswa Program Magister Menuju Doktor Sarjana Unggul (PMDSU) untuk meningkatkan wawasan dalam menulis publikasi ilmiah berreputasi internasional bersama institusi mitra luar negeri. Laras memilih Georg-August-Universität Göttingen (Jerman) sebagai



The research group of SEBIJAK INSTITUTE (Faculty of Forestry UGM) seeks a Junior Scientist to execute a study on the global markets’ confidence on the Indonesian Timber Legality Assurance System (Sistem Verifikasi Legalitas Kayu). Under the supervision of Sebijak’s Senior Scientists to conduct desk studies and reviews of literatures on policies regarding legal/ sustainable timber products (e.g. timber entry-mode policies, procurement policies), trades of timber products
On August 15 2019, members of the farmer group of Sedyo Makmur in Gunungkidul started the timber harvests from their Hutan Kemasyarakatan/ HKm forests. The harvest is to be completed over the next 10 days, in a 9-hectare block with the expected yield of about 100 m3 of highly valuable teak.

Ketua Sebijak Institute secara resmi menerima Dwi Laraswati dan Sari Rahayu

